Tidak Semua Oramg Memiliki Gaji
FacebookTwitterEmailGmailWhatsApp

KomitmenTidak semua orang memiliki gaji atau gajian. Tetapi setiap orang pasti memiliki rezekinya masing-masing tak disangka-sangka darimana datangnya. Dan itu pasti.

Tidak semua gaji mencukupi kebutuhan hidup manusia, tetapi rezeki pasti memcukupi kebutuhan hidup manusia yang tidak terduga akal manusia. Gajian sifatnya sementara saja, tapi rezeki itu hakiki.

Kalau gaji diperoleh dari perusahaan atau instansi tempatnya mengabdi. Tapi untuk urusan rezeki hanya Allah Subhanahu Wataala lah yang Maha memberi rezeki.

‎قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang Dia kehendaki), akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” – (Q.S Saba: 36).

Rezeki tidak hanya yang bersifat materi saja, namun non materi adalah rezeki. Misalnya kita masih bisa makan, minum, tertawa, menangis, kesusahan serta kesehatan untuk melihat hangatnya mentari pagi, itu adalah sebuah rezeki termahal dari segala bentuk materi.

Selain itu pula kita masih bisa beraktivitas setelah bangun tidur, semua sekeluarga sehat lahir batin dalam lindungan dan rahmat Allah subhanahu wataala, Istiqamah dalam kebaikan, menjadi hamba yang bahagia dan bersyukur selalu, merupakan rezeki tanpa mahar atau uang muka, bahkan gratis dari pemberian sang pencipta. Aamiin yaa Robbal Aa’lamiin.

Rasulullah sallalahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan do’a berikut ketika menghadapi kesulitan hidup: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya. (HR. Ibnu Hibban dan Ibnu As-Suni)

Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Al-Insyirah: 5-6)

Baca juga :   Begini Cara Menjaga Komitmen Dengan Pasangan LDR

Alhamdulillah, Terimakasih ya Allah, Engkau masih membangunkan kami, sehingga kami masih bisa sujud kepada-MU.

Tentu sebuah rezeki bagi hamba yang hina dina ini. Sebuah rezeki tersendiri bagi kita masih diberi kesehatan, kekuatan fisik dan akal untuk mengais pundi-pundi rupiah ditengah wabah pandemi.

Berkahilah kami, anak cucu, keluarga, saudara-saudara serta sahabat-sahabat kami.

Berkahilah kesehatan orang-orang muslimin, muslimat, mukminin dan mukminat para ambiya, habaib, ulama-ulama tersayang sekitar kami dengan kesehatan yang prima, iman dan Taqwa yang istiqomah agar sisa usia kami ini bermanfaat, dan penuhilah langkah ikhtiar kami dengan Ridho-Mu ya Allah.