Sensasi Beras

Komitmen – Sensasi saripati beras sangat bermanfaaf bagi kecantikan kulit, khususnya wanita-wanita pecinta perawatan tubuh. Keyakinan ini juga yang menginspirasi wanita di Jepang memanfaatkan saripati beras sebagai lulur kecantikan kulit mulusnya.

Beras dalam bahasa ilmiah dibilangnya oryza Sativa. Beras biasa kita kenal sebagai makanan pokok ternyata memiliki kandungan vitamin, mineral, dan air. Selain sebagai makanan pokok ternyata beras bermanfaat untuk kesehatan. Lebih dari itu, beras juga bermanfaat bagi kesehatan, khususnya kulit, bisa diolah juga sebagai jamu beras kencur, diyakini ramuan beras dan kencur ini berkhasiat bagi kesehatan tubuh manusia, apalagi ditengah wabah pandemic.

Selanjutnya air tajin dari rebusan beras juga memiliki kandungan gizi yang tinggi yang bisa dimanfaatkan sebagai pengganti susu formula bagi bayi, bahkan menyehatkan.

Sensasi saripati beras menjadi andalan wanita-wanita Asia, khususnya Jepang. Air cucian beras saja bagi Wanita Jepang tidak langsung dibuang, melainkan untuk mencuci muka, mandi, dan lainnya hal ini diyakini memperputih kulit wanita. Tidak heran apabila wanita-wanita di Jepang rata-rata berkulit putih, nggak percaya elus saja sendiri.

Konon wanita Jepan yang rajin memanfaatkam beras untuk perawatan kulit, mulusnya sehalus keramik, menurut bahasa Jepang sering disebut ‘Nuka Bijin’.

Di Indonesia sendiri banyak juga resep nenek moyang yang memanfaatkan khasiat beras untuk membuat kulit wanita lembab serta senantiasa cantik dan sehat.

Bagi beras sangat bermanfaat untuk wajah, misalnya, digunakan masker beras tumbuk yang agar wajah tetap kencang dan tidak berjerawat.

Saripati beras begitu sensasi untuk tubuh, siapa yang tidak kenal lulur Jawa yang memiliki campuran bubuk beras dan rempah herba. Ada juga boreh Bali (semacam lulur) yang mengandung beras, jahe, cengkeh, dan bahan herba lainnya yang khasiatnya sudah terkenal hingga ke mancanegara.

Lain halnya dengan negeri gajah putih Thailand yang memang terkenal sebagai negara penghasil beras. Melalui kemajuan teknologi industri, beras yang berlimpah itu dimanfaatkan tak hanya sekadar sebagai bahan pangan semata, tapi juga bisa diolah sehingga saripatinya bermanfaat untuk kecantikan.

Saripati beras berupa minyak atau rice bran oil ini mengandung 3 jenis vitamin E yang kaya manfaat bagi kulit (tocopherol, toctrienol, dan
oryzanol), melembutkan dan menjaga kelembapan kulit alami sekaligus mengandung tabir surya dan antioksidan yang diperlukan tubuh.

Zat oryzanol ini mampu memperbarui perkembangan pembentukan pigmen melanin dan efektif menangkal sinar ultraviolet.

Oleh karena itulah, beras begitu berkhasiat untuk kesehatan kulit manusia, khususnya yang beriklim tropis, memanfaatkan beras sebagai tabir surya sangat bermafaat bagi kesehatan, yang pasti bebas bahan kimia.

Ketimbang beli perawatan kulit mahal-mahal dan belum tentu bebas merkuri. Mendingan memanfaatkan air sisa cucian beras sebagai sarana perawatan kecantikan kulit wanita milenial, untuk caranya silahkan bertanya nenek dan ibu kita masing-masing ya sis.

Untuk mendapatkan kulit mulus memanfaatkan beras membutuhkan kesabaran ekstra, agar hasilnya maksimal. Selain perawatan kulit, selain perawatan kulit luar, beras juga membantu kesehatan tubuh dengan meminumnya sebagai air tajin atau air nasi, aplikasinya monggo bertanya kepada orang terdekat yang biasa menanak nasi.

Ternyata menurut ahli kecantikan pemanfaatan beras sebagai kecantikan. Pemanfaatan beras berbeda warna berbeda manfaatnya. Beras sendiri adalah sejenis biji padi yang telah dipisah dari sekamnya atau kulit padi.

Ketabahan beras dalam pemisahan dari kulitnya melalui proses dengan gabahnya ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian kulitnya terlepas dari isinya.

Bagaimana pedihnya beras dipisah dari kulitnya. Ibarat kulit manusia dikupas dari dagingnya.

Tidak hanya beras putih, beda warna beras khasiatnya juga berbeda-beda.

Misalnya beras berwarna putih transparan. Beras jenis ini mendominasi pasar beras. Paling cocok untuk kulit normal cenderung berminyak.

Untuk beras warna merah keunguan untuk kulit normal cenderung kering. Sedangkan beras hitam ungu pekat mendekati hitam, jenis yang sangat langka.

Keharumannya terasa lebih pekat dibandingkan dengan jenis beras lainnya, dan pas digunakan untuk segala jenis kulit.

Apalagi jenis minyak ini sangat cocok untuk jenis kulit Asia, terlebih minyaknya sangat mudah menyerap di kulit, tidak berbau, dan tidak membuat kulit berminyak setelah memanfaatkan beras untuk kecantikan selain diolah menjadi nasi untuk dimakan.

Baca juga :   PSBB Sangdara Bagikan Bantuan ke Masyarakat Kajuara, Pemerintah Setempat Beri Apresiasi