Cinta

Aku ingin jatuh cinta sesakit-sakitnya ini ditulis oleh Adimodel yang lebih dikenal sebagai seorang fotografer.

Menurutnya mengenang cinta adalah mengenangmu, senyummu, kebahagiaanmu, karena itulah aku jatuh cinta.

Aku ingin jatuh cinta setinggi-tingginya menembus awan, menyentuh surga.

Aku ingin jatuh cinta, apapun akibatnya walaupun pedih, walaupun kecewa. Lebih baik aku sakit dari pada tidak merasakan apa-apa.

Aku ingin jatuh cinta sesakit-sakitnya. Itu yang tertulis dalam buku dengan judul cukup romantis mengiris sembilu yakni Aku ingin jatuh cinta sesakit-sakitnya.

Buku ini diterbitkan PT. Gramedia Pustaka Utama, bagian dari Kompas Gramedia Jakarta 2014 dengan ketebalan buku hanya 144 halaman.

Adimodel yang memiliki nama asli Adi

Kurniadi, seorang fotografer yang kerap mengabadikan keindahan wanita sebagai modelnya. Profesi lainnya sebagai penulis, karya-karyanya sering ditemui pada majalah-majalah dan iklan diberbagai media.

Sejak duduk di bangku kuliah sudah puluhan buku tulisannya, mulai dari buku Fotografer, IT, Motivasi dan juga fiksi-fiksi. Selain buku fiksi Aku Ingin Jatuh Cinta Sesakit-Sakitnya, karya lain adalah Kinky Rain (2012) dan Kinky Rain 2 (2014).

Dalam buku tersebut Adi menulis kata-kata cinta puitis, kita dibawa dalam bunga-bunga asmara nan mempesona, begitu membacanya pasti klepek-klepek dibuatnya.

Buku yang dipenuhi ilustrasi aneka ragam corak warna ini mencerminkan dari sang penulisnya. Adimodel mengatakan, bahwa cinta berwarna hijau.

Katanya cinta itu seperti Pelangi. Mejikuhibiniu. Merah jingga kuning hijau biru nila ungu. Berwarna-warni. Senang. Gembira. Rindu. Malu-malu. Tersanjung. Tersipu- sipu. Nyaman. Bahagia. Semua berkelindan menjadi satu.

Tetapi katanya cinta itu Biru. Penuh kasih sayang. Lembut. Romantis. Perhatian dan tidak egois.

Katanya cinta itu juga Pink seperti permen. Lucu. Ceria. Seperti rambut Barbie. Seperti hari Valentine. Seperti Power Ranger kelima.

Katanya cinta itu berwarna Kuning. Hangat. Bersemangat tinggi. Selalu optimis menghadapi hari. Tidak pernah membosankan.

Katanya cinta itu Merah seperti mawar. Ranum. Membangkitkan gairah. Merona. Berani. Kadang juga genit dan seksi.

Katanya cinta itu Putih. Suci. Damai. Menenangkan hati Membuat diriku nyaman dan merasa terlindungi.

Tetapi di mataku, cinta itu Hijau.
Kenapa? Karena kau suka warna hijau. Sudah. Itu saja, tulis Adi.

Lanjutnya menuliskan jangan mencintaiku setengah-setengah, setengah-setengah itu luar biasa sakitnya.

Adi yang mengaku masih single ini juga menyukai olahraga bela diri, traveling, kuliner, menonton film, dan membaca buku.

Jika Aku mencintaimu, aku akan mencintaimu selamanya.

Itu katamu semalam saat kita berpelukan dibawah hujan bintang-bintang pada sebuah kamar penginapan indah mewangi.

Kegelisan Adi tertuang dalam Dunia mendadak begitu sempurna, waktu seolah berhenti, tidak ada penyakit, tidak ada orang kelaparan, tidak ada peperangan, tidak ada lagi jerit tangis kepedihan.

Dunia saat itu terasa begitu damai. Mataku memejam di kedalaman pelukanmu.

Tuhan, jadikanlah dunia selalu seperti ini selamanya. Seperti janjinya.

Dan kau memelukku begitu erat, seperti sang ibu yang tidak pernah bertemu anaknya selama bertahun-tahun.

Aku merasakan kasih sayang itu melalui ribuan detak jantungmu.

Aku membuka mata. Matahari menyapa kelopak mata. Semalaman aku terjaga bersamamu. Bersama hujan, bersama impian-impian, bersama ketakutan dan pengharapan.

Namun pelukan itu terasa begitu cepat, sebentar lagi, kita akan berpisah.

Ternyata, selamanya itu cuma sebentar.

Adimodel melanjutkan petualangan cintanya melalui kata-kata romantis.

Menjadikanku sepi. Jangan pergi, jangan.

Kadang cinta itu sakit, sangat sakit. Meninggalkan luka begitu pedih.

Kenangan-kenangan yang tak ingin hilang, air mata yang tak henti mengalir.

Kau kehilangan sebagian jiwamu, kau pantas menangis.

Jika kau sakit menangislah, menangislah sekeras-kerasnya.

Coba katakan bagaimana caranya aku bisa melupakan, jika setiap hari dirimu selalu terbayang.

Katakan, bagaimana aku bisa melupakan sementara kau selalu memberiku begitu banyak kenangan.

Katakan, bagaimana aku bisa melupakan, sementara kepadamu seluruh dunia telah kuberikan.

Katakan, bagaimana aku bisa melupakan, jika kau selalu menetap disana, seperti tak ingin pergi kemana-mana.

Satu cara memaafkan adalah dengan melupakan.

Salah satu cara melupakan adalah dengan meletakkan masa lalu pada tempatnya.

Masa lalu harus menjadi masa lalu.

Adimodel berpesan untuk anak muda yang jatuh cinta, satu hal yang membuat kalian dulu bertemu dan jatuh cinta, kalian selalu terus ingin bersama.

Untuk yang sedang patah hati, walau pedih, kecewa rasakanlah manis pahitnya cinta dari pada tidak merasakan apa-apa. Rasakan jatuh cinta sesakit-sakitnya.

Baca juga :   Jangan Tunda, Berikan Gaji-nya sebelum keringat Mengering