FacebookTwitterEmailGmailWhatsApp

KomitmenPuasa itu bulan kesabaran, yang sekaligus menghilangkan raasa benci di hati. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa bulan kesabaran dan puasa tiga hari di setiap bulan adalah puasa sepanjang tahun”. [HR. Imam Ahmad dan Muslim]. Puasa bulan Kesabaran dan puasa tiga hari di setiap bulan menghilangkan wahar (*) dada”. [HR. Imam Ahmad¡ Al-Bazzar, Ath-Thabarani dan Al-Baghawi]

(*) Wahar dada adalah rasa benci, marah dan memusuhi, serta was-was yang ada di hati,

“Kamu pasti akan diuji dengan harta dan dirimu. Dan sungguh kamu pasti akan mendengar banyak hal yang menyakitkan hati dari orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang musyrik. Dan jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang patut diutamakan”. (QS Ali Imran: 186).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dan barangsiapa berusaha bersabar, maka Allah akan menjadikannya bersabar” (HR. Al-Bukhari). “Dan sesungguhnya pertolongan (Allah) bersama kesabaran” (HR. Imam Ahmad).

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”. (QS. Al-Baqarah: 155-157).

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas” (QS. Az-Zumar:10).

Hadits : “Surga memiliki delapan buah pintu. Di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Ar-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa” (HR. Bukhari).

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera. (QS.22:23).

اللَّهمَّ أحسِنْ عاقبتَنا في الأمورِ كلِّها, وأجِرْنا من خِزيِ الدُّنيا وعذابِ الآخرةِ
Allahumma ahsin ‘aaqibatanaa fil umuuri kulliha wa ajirnaa min khizyid dunyaa wa ‘adzaabil aakhiroh/

“Ya Allah, jadikan segala urusan kami berakhir dengan baik. Dan lindungi kami dari bencana dunia dan azab akhirat” (HR. Ahmad)

Dan di antara mereka ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”(QS. Al Baqoroh:201).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika engkau menjaga diri dari sesuatu karena Allah, maka tentu Allah akan memberimu yang lebih baik darinya.” (HR. Ahmad).

Semua amal Bani Adam akan dilipat gandakan kebaikan sepuluh kali sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Azza Wa Jallah berfirman, “Kecuali puasa, maka ia untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan pahalanya.” (HR. Muslim)

“Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan” (QS. Ali ‘Imran:148). “Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Hajj: 37).

Baca juga :   Keluarga, Harta, Anak Dapat Menjerumuskan Dalam Fitnah