Amal Pratama

KomitmenPemuda bergerak perubahan akan terjadi masa depan gemilang. Tahun baru 2021 merupakan warna baru berpindah baru dari tahun 2020 ke tahun 2021.

Itu pertanda tutup lembaran lama dan membuka halaman baru mengukir kembali guratan-guratan indah dengan karya-karya baru para pemuda – pemudi bangsa.

Dengan hal ini kita sama-sama mengetahui Pemuda adalah generasi penerus yang menjadi agent of change, artinya Pemudalah yang berperan penting menjadi pusat dari kemajuan dan perubahan suatu bangsa.

Kita sebagai Pemuda Pemudi jangan mau menjadi penonton berpangku tangga di rumah sendiri, menyimak dan menyaksikan para tamu berkarya di rumah hunian kita sendiri.

Jangan pernah terjebak di zona nyaman dan hidup monoton tahun demi tahun berlalu hidup kita terus terusan hanya begitu, tidak ada sedikitpun pergeseran dari 1 (satu) ke 2 (dua) artinya hidupnya kita hanya berjalan di tempat takut melangkah karena penuh keraguan dan takut akan tantangan dan kegagalan ketika melangkah.

Maka dari itu mindset/pola pikir kita dari sekarang harus di olah atau di ubah tanamkan dalam hati dan pikiran, kita ini adalah Pemuda Pemudi generasi penerus yang akan menahkodai suatu masa yang akan datang.

Harus menjadi seorang Petarung yang dimana tidak takut akan keraguan & kegagalan, semua orang akan merasakan kegagalan tapi tak semua orang bisa bangkit dari kegagalan tersebut itu di karenakan pola pikir dan kemauannya kita saja bangkit atau berhenti.

Sangat banyak hal yang menanti kita hanya saja kita ini sebagai Pemuda hanya kurang peka terhadap lingkungan di sekitar kita, jika kita seorang Pemuda dari Desa kembalilah ke Desa masing-masing buat perubahan baru di kampung halaman, jangan malu karena anda sudah Sarjana terus kembali ke daerah.

Sebenarnya itulah tujuannya kita ini di tekankan untuk berpendidikan agar kelak kita bisa memberi warna dan perubahan baru di daerah masing-masing setelah mengenyam pendidikan di kota, dan salah satu faktor yang saya lihat dari teman-teman Pemuda tidak kembali kekampung halaman di karenakan tidak ada pekerjaan dan susah mendapatkan uang untuk kehidupan sehari hari.

Nah ! Menurut saya pribadi hal ini perlu diluruskan, sebenarnya sangat banyak pekerjaan di daerah yang bisa kita lakukan contohnya menjual kebutuhan masyarakat setempat dan masih banyak hal lain bisa kita kerjakan untuk mendapatkan yang namanya uang. 

Orang tua kita bukannya menyuruh kita menjadi pengawai kantoran atau PNS, hanya saja mereka lihat kita ini jika tinggal di daerah tidak bisa berpenghasilan dan pola pikir orang tua kita murni kesalahan dari kita sendiri, berpikir dangkal dan ragu akan perubahan.

Maka dari itu saya mengajak teman-teman sekalian kembali ke daerah masing-masing membangun kampung, banyak hal yang bisa kita lakukan apalagi era sekarang jangankan Indonesia bahkan Dunia bisa kita akses lewat genggaman saja.

Sekarang jaman tekhnologi era modern serba digital, sebagi pemuda kita harus melihat dan memanfaatkan peluang tersebut, jangan ragu dan takut untuk berbuat, sukses atau gagalnya itu hal yang wajar yang tak wajar itu mau sukses tapi tak mau berbuat.

Ayo kita harus bangkit dari keterpurukan, keraguan dan kegagalan di tahun-tahun sebelumnya, memberi warna dan perubahan baru, menciptakan lapangan pekerjaan, bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Hal itu suatu kebanggaan besar yang harus kita raih di 2021.

Penulis : Amal Pratama
(Kabid Perdangangan Garda Nusantara Sulsel)

Baca juga :   SESAMA WAHABI SALING HUJAT