kalender hijriah
FacebookTwitterEmailGmailWhatsApp

Kalender Hijriah adalah kalender bulan yang biasa digunakan oleh umat islam. Kalender hijriah ini biasa digunakan untuk menetapkan waktu  Ibadah Haji, Ibadah Puasa pada bulan Ramadhan dan ibadah lainya. Kalender Hirjiah dalam satu  bulan terdiri dari dari 29 atau 30 hari dalam setahun terdiri 354 atau 355 hari.

Kalender Hijriah sendiri memiliki arti dan makna tersendiri dalam sejarah munculnya Agama islam pertama kali. Berikut adalah urutan nama-nama bulan dalam islam:

1.    Muharram

Bulan pertama dalam kalender Islam ini adalah bulan Muharram yang terdiri dari 30 Hari. Bulan Muharam adalah bulan yang diharamkan atau bulan yang tidak diperbolehkan.

Bulan ini seperti kata Hijrah, kita harus meninggalkan sesuatu yang diharamkan. Kita mencoba mengoreksi diri sendiri dan seluruh anggota badan  untuk segera meninggalkan segala yang diharamkan. Ketika kita bisa melihat yang baik kenapa melihat yang buruk, ketika bisa mencari rezeki yang Halal kenapa kita cari yang Haram.

2.    Safar

Bulan kedua adalah bulan Safar yang terdiri dari 29 hari. Arti dari kata Safar sendiri adalah sederhana atau disebut kosong. Bahwa pemuda-pemuda arab agar pergi merantau dari perkampunganya.

Bulan Safar Setelah kita meninggalkan perbuatan yang haram minimal dosa yang ada dalam diri kita berkurang atau papan tulis yang tadinya berisi tulisan spidol akan hilang apabila kita hapus dengan penghapus. Itulah ibarat dosa akan hilang jika kita meninggalkan perbuatan buruk dan yang diharamkan.

3.    Rabi’ul Awal

Bulan ketiga adalah bulan Rabiul Awal yang terdiri dari 30 hari. Arti dari kata Rabiul Awal adalah kembalinya pemuda-pemudi yang tadinya merantau. Dan bulan Rabi’ul Awal adalah bulan dimana dilahirkanya Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Bulan Rabi’ul Awal adalah bulan perubahan dimana setelah meninggalkan yang haram, Dosa kosong, maka akan muncul kebaikan, muncul bunga keindahan, serta  muncul ahlak-ahlak kebaikan.

4.    Rabi’ul Akhir

Bulan keempat adalah bulan Rabi’ul Akhir yang terdiri dari 29 hari. Arti dari kata Rabi’ul Akhir sendiri adalah mulainya kegiatan menggembala dan berternak oleh orang yang telah menetap dari perantauan di bulan Rabiul Awal.

Baca juga :   Ini Pesan Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan

Bulan Rabi’ul Akhir ini Setelah Muncul ahlak kebaikan, keindahan,  sikap kita jangan sombong, karena orang yang terlampau bangga dengan kebaikan-nya bisa muncul kekeringan.

5.    Jumadil Awal

Bulan kelima adalah bulan Jumadil Awal yang terdiri dari 30 hari. Arti Jumadil Awal sendiri adalah mulainya kekeringan yang diartikan kejadian sulit bertanam dan berternak pada awal penggunaan kalender Hijriah.

Bulan Jumadil Awal Kekeringan disini bisa diartikan susah diajak senyum jangan sampai kebaikan yang ditanamkan hilang dan gugur dalam hatinya, sehingga dikhawatirkan kebaikan yang kita tanamkan akan hilang.

6.    Jumadil Akhir

Bulan keenam adalah bulan Jumadil Ahir yang terdiri dari 29 hari.yang memiliki nama lain yaitu jumadil Tsaniyah. Bulan Jumadil Akhir ini berasal dari disambutnya bulan baru yang bebasnya masa sulit yang diawali pada bulan Jumadil Awal.

Bulan Jumadil Akhir  kebaikan yang kita tanamkan lama-kelamaan akan habis dan terkikis sedikit-sedikit oleh sifat ria dan sikap yang lainya yang dapat menghapus pahala yang sudah kita dapatkan.

7.    Rajab

Bulan ketujuh adalah bulan Rajab yang terdiri dari 30 hari. Bulan Rajab sendiri memiliki arti mulia dan juga menahan diri. Rajab adalah bulan dimana diperingatinya Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW.

Bulan Rajab ini adalah hari kembali untuk menanam kebaikan-kebaikan atau memulai sesuatu berbuat baik. Ketika anda pernah berbuat tidak baik atau melakukan perbuatan dosa maka segera melakukan kebaikan-kebaikan supaya menjadi baik dan tanaman kebaikan.

8.    Sya’ban

Bulan kedelapan adalah bulan Sya’ban yang terdiri dari 29 hari. Bulan Sya’ban memiliki arti karena sejarahnya orang Arab berpencar untuk membentuk kelompok dan mempertahankan komunitasanya.

Bulan Sya’ban ini kita mencari bekal ibarat mencari air untuk menghadapi musim kering dan panas. Ibarat tanah yang kering dan tandus akan subur kembali ketika diberi air sehingga menjadikan hati yang kering menjadi teduh kembali.

Baca juga :   Kelola Lobster NTB: Peran BUMD NTB PT Gerbang NTB Emas

9.    Ramadhan

Bulan kesembilan adalah bulan Ramadhan yang terdiri dari 30 hari. Bulan Ramadhan memiliki arti sangat panas. Tujuan diadakanya Bulan ramadhan ini untuk membakar dosa-dosa selama hidup-nya.

Bulan Ramadhan ketika hati anda sudah baik maka yang kotor-kotor akan dibakar, hancur dan menjadi hilang. Sehinga semua keburukan akan hilang dalam diri pribadi kita.

10.    Syawal

Bulan kesepuluh adalah bulan Syawal yang terdiri dari 29 hari. Bulan Syawal memiliki arti kebahagiaan. Bulan yang penuh berkah ini merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Bulan Syawal Meningkat volume kebaikan karena dosa-dosa sudah hangus terbakar dan meningkat nilai ketaatan kepada Allah SWT.

11.    Dzulka’dah

Bulan kesebelas adalah bulan Dzulka’dah yang terdiri dari 30 hari. Bulan Dzulka’dah memiliki arti istirahat. Bangsa arah di bulan ini sebagai hari tenang.

Bulan Dzulka’dah adalah santai menunggu jalan untuk pulang karena nilai ketaatan kepada Allah sudah meningkat.

12.    Dzulhijah

Bulan keduabelas adalah bulan Dzulhijah yang terdiri dari 29 hari. Tetapi pada tahun kabisat (4 tahun sekali)  bulan ini harinya menjadi 30 hari. Pada bulan ini umat islam dianjurkan untuk berkurban  pada hari raya idul adha.

Bulan Dzulhijah adalah banyak orang datang berhaji. Berkunjung atau ziarah kepada tempat abadi menuju Allah SWT.

Semoga dengan mengetahui nama bulan islam kita tidak mengetahui hanya sekedar nama tetapi makna kita bisa terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita ambil sebagai pelajaran dalam kehidupan  apa yang menjadi perubahan dalam hidup kita.