Mahasiswa UNTAG KKN
FacebookTwitterEmailGmailWhatsApp

Komitmen, Bantaeng– Meski masih mewabahnya pandemi covid-19, Universitas Tujuh Belas Agustus Surabaya tetap melaksanakan Kuliah Kerja Nyata.

KKN ditengah masa pandemi tetap dijalankan kampus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG) bagi Mahasiswa/Mahasiswi bentuk pengabdian terhadap masyarakat dengan disiplin keilmuan sebelum membuat skripsi.

Biasanya kegiatan Kuliah Kerja Nyata berlangsung selama satu sampai dua bulan di daerah atau desa. Pelaksanaan KKN merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang memadukan pendidikan, pelatihan, dan pengabdian.

Namun, dimasa pandemic ini Kampus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya merelokasi Mahasiswa/Siswinya masing-masing diwilayah (Kabupaten) siswanya berasal.

Salah satunya adalah Mahasiswa UNTAG berasal dari Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Arief Rachman Madjid SB. Saat ini dirinya terus mengerjakan berbagai program kuliah kerja nyata.

Dia mengaku Pandemi covid-19 bukan menjadi halangan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya untuk tidak mengadakan Kuliah Kerja Nyata.

Program KKN UNTAG kali ini mengusung tema, “Edukasi Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19.”

“KKN tahun ini memiliki berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya KKN dilakukan secara berkelompok, pada pelaksanaan KKN Universitas Tujuh Belas Agustus ini dilakukan secara individu di tempat tinggal masing-masing mahasiswa, kata Arif.

Lebih lanjut Arif menuturkan, dalam pelaksanaannya pun, peserta KKN tetap harus mematuhi protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saat ini, realisasi program kerja menyasar ke wilayah RT.01/ RW 02, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dengan bermacam-macam program kerja,” imbuhnya.

“Mulai dari melakukan Edukasi kepada masyarakat pencegahan virus corona, Edukasi pembuatan disinfektan, dan Pembagian masker juga penekanan terdapat masyarakat yang tidak memakai masker,” lanjut Mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan UNTAG Surabaya.

Tujuan dari pelaksanaan KKN ini agar masyarakat dapat memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat terutama dimasa pandemi.

Dalam KKN itu Arif tidak lupa membagikan masker kepada warga sebagai wujud penerapan hidup bersih dan sehat untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Ketua RT 01/ RW 02 Lembang mengucapkan terima kasih kepada Mahasiswa KKN telah aktif membantu dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Saya atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah ikut aktif membantu pencegahan penularan virus corona atau Covid-19, karena KKN model seperti ini menurut saya tepat sasaran,” ucap Ketua RT 01/ RW 02 Lembang, Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Pada kesempatan yang sama, Algi warga setempat mengatakan pelatihan pembuatan disinfektan ini sangat bermanfaat untuk warga di sini, menambah pengetahuan kami tentang bahan yang dapat digunakan sebagai disinfektan, dan komposisi dari bahan tersebut.

“Ditengah pandemi Covid-19 ini edukasi mengenai hal seperti ini perlu dilestarikan,” singkat Algi. (Ibe).

Baca juga :   Beginilah Aksi Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS Pos Kalipay Dalam Melaksanakan Pelayanan Kesehatan