Mahasiswa Peduli Rakyat
FacebookTwitterEmailGmailWhatsApp

Komitmen, Bima – Mahasiswa Peduli Rakyat (MAPERA) mendesak Pemerintah melalui Presiden Republik Indonesia untuk mencabut keberadaan game online dan membungkam peredaran Narkoba di Indonesia.

“Apabila ditelaah dan disaksikan secara bersama maraknya peredaran aplikasi game online dan peredaran narkoba di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), keberadaan game online dan narkoba ini sangat menghawatirkan keberlangsungan hidup berkebangsaan, sebab banyak generasi usia dini dan dewasa monoton yang menghabiskan hari-harinya hingga larut malam hanya untuk bermain game online tersebut,” katanya kepada media. Kamis (10/6/2021).

“Keterjebakan generasi muda pada aktivitas tidak produktif sangat berdampak besar terhadap kehidupan bangsa dan negara, mengingat maju mundurnya suatu bangsa bergantung pada generasi muda sebagai pelanjut estafet kepemimpinan,” sambung Fhyan.

Pada sisi lain, maraknya peredaran narkoba di negara Indonesia telah memasuki pemukiman pedalaman maupun lorong sempit yang sasaran utamanya adalah generasi usia muda.

Sangat menghawatirkan mengingat bahaya dosis narkoba terhadap kesehatan tubuh juga dapat membunuh akal sehat manusia, ini mesti tangani dengan kesadaran penuh untuk membungkam peredaran narkoba bagi pemerintah, pihak keamanan dan diharapkan keterlibatan seluruh elemen secara total.

Kekahawatiran besar 5-10 tahun mendatang, tingkat kemandirian bangsa ini akan merosot tajam diakibatkan rasa empati generasi muda terhadap persoalan kenegaraan bergeser pada aplikasi Game dan obat-obatan berbahaya jenis psikotropika.

“Kecemasan ini saya yakin sudah menjadi kekhawatiran bersama. Namun rasa khawatir kita akan melahirkan tindakan apa untuk menangani hal demikian, itu mesti pelajari bersama,” tandas Fhyan alumnus UIN Alauddin Makassar ini.

Lebih lanjut Fhyan Mapera menjelaskan, agar pemerintah, pihak keamanan, dan lembaga-lembaga negara yang berkaitan memiliki peran penting akan kondisi demikian ini, namun rasa kesadaran kita semua mesti menghadirkan andil dalam menangani pesoalan menyayat tersebut. Demi generasi, demi anak cucu, demi masa depan generasi kita.

Dengan demikian saya mengharapkan Presiden RI selaku kepala negara dan kepala kepemerintahan untuk menggerakkan seluruh komponen dan pihak naungan agar mengatasi persoalan tersebut.

“Saya pribadi mendesak untuk membentuk sistem penghapusan Game Online dan Membungkam Penuh Peredaran Narkoba di Negara Indonesia ini, demi Bangsa dan Negara,” tegas Fhyan Mapera mengakhiri.

Sebagai informasi Fhyan Mapera merupakan lulusan Sarjana UIN Alauddin Makassar Jurusan Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin, filsafat dan politik, yang juga Demisioner Organisasi Pergerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (MAPERA) Nusantara 2019-2020.

Pernah menjabat sebagai Ketua Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Wora (PPMW) Bima-Makassar 2016-2017.

Baca juga :   Menanggapi Perubahan Gaya Hidup Dengan Berkolaborasi Bersama Para Millenial