Lukaku Tampil Menawan di Inter Milan Ketimbang di Manchester United

Komitmen, Italia – Penyerang asal Belgia yang dulunya bermain untuk Everton, MU dan kini bermain menawan untuk Inter milan. Romelu Lukaku, mengakui dirinya sangat berbeda saat bermain di Manchester United ketimbang di Inter.

Lukaku sering sekali dikritik saat dirinya bermain untuk United, terutama karena permainan stagnannya, dan kontrol bolanya.

Namun sangat berbeda ketikan bermain di Inter, dimana dirinya sudah mengemas 34 gol dari 51 laga di semua kompetisi.

Lukaku mengungkapkan bahwa dirinya “malas dan tidak mau berlari” saat di United. Setahun yang lalu, “ketika saya di Inggris, saya ‘malas, saya tidak lari, saya tidak melakukan ini dan itu’. Di sini (Inter), mereka menyebut saya pekerja paling keras di ruang ganti.

Jika melihat Lukaku bermain di Inter dan di sana (United), maksud saya, ada perkembangan, tapi Lukaku yang sama masih di sini,” seperti dilansir Football5Star.com dari The Times. “Mereka akan memanggil saya lambat dan saya berpikir, ‘Lambat? Aku lambat? Saya tidak bisa mengikuti permainan cepat Manchester United?’ Ada terlalu banyak hal kecil yang menurut saya tidak benar ”dan “Ketika saya di Inggris, pemain Inggris di sini, pemain asing asal Prancis di sana, pemain Latin di sana. Semuanya benar-benar seperti perpaduan tim, tetapi di Inter semuanya bersama-sama. Semua orang berbicara bahasa Italia terlebih dahulu, jadi itu hal yang baik.

Ada satu bahasa. Semua orang berbicara bahasa Italia dan semua orang berbaur,” Jadi pahamkan  kenapa Lukaku lebih berkemnang di Inter dibanding waktu bermain di MU.

Profil Singkat perjalanan karir Lukaku

Romelu Lukaku (lahir di Antwerpen, Belgia , 13 Mei 1993; umur 27 tahun) adalah pemain sepak bola profesional asal Belgia yang bermain sebagai penyerang untuk klub Liga Italia yaitu Inter Milan dan tim nasional sepak bola Belgia.

Lukaku pernah bermain untuk K. Rupel Boom F.C., Lierse S.K., dan memulai debut profesional saat bersama Anderlecht di Liga Jupiler. Bersama Anderlecht, Lukaku berhasil menjadi top skor Liga Jupiler musim 2009–10 dan membawa Anderlecht sebagai juara. Ia juga meraih Belgian Ebony Shoe tahun 2011, penghargaan pemain terbaik keturunan Afrika di Liga Jupiler. Pada Agustus 2011, ia bergabung ke Chelsea. Pada awal musim 2012–13, Lukaku dipinjamkan ke West Bromwich Albion. Lukaku kembali dipinjamkan pada musim selanjutnya, kali ini ke Everton.

Karier junior

Lukaku bergabung klub lokal K. Rupel Boom F.C. saat berusia lima tahun. Setelah empat tahun bersama Rupel Boom, Lukaku ditemukan oleh pemandu bakat dari klub Lierse SK, kemudian bergabung dengan akedemi klub tersebut.

Baca juga :   Jufri, Perantau Asal Jeneponto yang Setia Jualan Batu Akik Meski Omset Sudah Tidak Seperti Dulu

Ia bermain untuk Lierse dari tahun 2004 hingga 2006, dan menorehkan 68 kali penampilan dan 121 gol. Setelah Lierse degragasi dari Liga Jupiler, Anderlecht memboyong kurang dari 13 pemain muda Lierse pada tahun 2006, termasuk Lukaku. Ia bermain selama tiga tahun di tim yunior Anderlecht, dan mencetak 131 gol dalam 93 pertandingan.

Anderlecht

Pada 13 Mei 2009, tepat saat ulang tahunnya ke-16, Lukaku menandatangani kontrak profesional berdurasi hingga tahun 2012.

Pada 24 Mei 2009, Ia membuat debut Liga Jupiler ketika masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Víctor Bernárdez, saat Anderlecht menghadapi Standard Liège di partai final playoff Liga Jupiler 2008–09.

Anderlecht kalah 0–1 pada pertandingan tersebut. Lukaku mencetak gol liga pertamanya saat menghadapi S.V. Zulte Waregem.

Chelsea

Pada 6 Agustus 2011, Anderlecht dan Chelsea mencapai kesepakatan transfer Lukaku ke Chelsea dengan biaya dilaporkan sekitar £20 juta.

Lukaku kemudian menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dan akan memakai kaos bernomor punggung 18. Ia membuat debut liga ketika tampil sebagai pemain pengganti menggantikan Fernando Torres, saat kemenangan 3–1 atas Norwich City.

Lukaku membuat debut bermain dari menit awal dan bermain selama 120 menit saat Chelsea bertemu Fulham di ajang Piala Liga Inggris.

Chelsea menang lewat adu penalti pada pertandingan tersebut. Pada 8 Januari 2012, Lukaku membuat debut bagi Chelsea di ajang Piala FA ketika tampil sebagai pemain pengganti saat kemenangan kandang 4–0 atas Portsmouth.

Lukaku membuat debut liga bermain sejak menit awal pada pertandingan terakhir musim 2011–2012 menghadapi Blackburn Rovers di Stamford Bridge. Ia juga menjadi pengumpan untuk sebuah gol yang dicetak John Terry.

Pada 18 Juli 2012, Lukaku mencetak dua gol pertamanya untuk Chelsea pada kemenangan 4–2 atas Seattle Sounders, di sebuah pertandingan pra-musim.

West Bromwich Albion

Lukaku saat bermain untuk Bromwich Albion pada September 2012.

Pada 10 Agustus 2012, Lukaku bergabung ke West Bromwich Albion dengan kontrak peminjaman hingga akhir musim 2012–13.

Pada 18 Agustus 2012, di pertandingan hari pertama Liga Utama Inggris 2012–13, ia membuat debut liga dengan masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol pertamanya untuk West Bromwich Albion pada kemenangan kandang 3–0 atas Liverpool.

Pada 22 September 2012, Lukaku mencetak gol keduanya saat laga kandang menghadapi Reading. Gol tersebut ia cetak pada menit ke-71 dan merupakan gol tunggal kemenangan 1–0 untuk West Bromwich Albion.

Baca juga :   Satgas Raider 300 Membina Tolerasi Di Masa Pandemi Virus Corona

Dalam menghadapi klaim kontroversial bahwa ia ingin tinggal bersama West Brom untuk satu tahun lagi yang ditegaskan oleh surat kabar Inggris The Daily Mail,[18] Lukaku menegaskan kepada pers bahwa ia masih ingin menjadi legenda di Stamford Bridge.

Pada tanggal 11 Februari, Lukaku datang dari bangku cadangan dan mencetak gol Premier League kesepuluh musim itu melawan Liverpool dalam pertandingan yang berakhir 2-0.

Pada tanggal 19 Mei, datang sebagai pemain pengganti babak kedua, Lukaku mencetak gol luar biasa pada babak kedua yang menyempurnakan hat-trick, dengan memaksa kedudukan akhir menjadi imbang 5-5 di pertandingan kandang terakhir musim itu melawan Manchester United. Pertandingan itu adalah pertandingan ke 1.500 untuk Sir Alex Ferguson dan sekaligus pertandingan terakhirnya untuk United dan menjadi perolehan tertinggi dalam sejarah Premier League.

Meskipun dipinjamkan oleh klub, Lukaku mencetak lebih banyak gol dari semua rekan tim di Chelsea di Liga Premier musim itu, menjadi pencetak gol keenam tertinggi musim 2012-13 dengan 17 gol.

Everton

Lukaku saat pemanasan sebelum laga persahabatan melawan Roma.

Pada hari terakhir jendela transfer 2013, 2 September 2013, Lukaku bergabung ke Everton sebagai pemain pinjaman dari Chelsea hingga akhir musim 2013–14.

Pada hari yang sama, Everton juga mendatangkan Gareth Barry dari Manchester City, juga sebagai pemain pinjaman, dan James McCarthy dari Wigan Athletic dengan kontrak jangka panjang dan biaya transfer £13 juta.

Pada tanggal 30 Juli 2014, Everton mengumumkan bahwa Lukaku telah menandatangani kontrak lima tahun dengan klub, untuk biaya rekor £ 28 juta. Lukaku mengenakan nomor punggung 10.

Manchester United

Lukaku bergabung dengan Manchester United pada 10 Juli 2017. Ia menandatangani kontrak lima tahun dengan opsi perpanjangan kontrak untuk tahun berikutnya.

Penandatanganan kontrak Lukaku terjadi sehari setelah mantan kapten Manchester United, Wayne Rooney memutuskan untuk meninggalkan klub untuk kembali ke Everton, klub masa kecilnya.

Lukaku adalah anggota timnas Belgia U-21. Ia mencetak sebuah gol di debutnya saat menghadapi timnas Slovenia U21, pada 14 Oktober 2009.

Pada 24 Februar1 2010, untuk pertama kalinya Lukaku dipanggil memperkuat timnas senior Belgia untuk partai persahabatan menghadapi Kroasia. 

Pada 17 November 2010, Lukaku mencetak dua gol internasional pertamanya saat menghadapi Rusia di partai persahabatan