Kodam XIV Hasanuddin


Komitmen, Sulbar – Kodam Hasanuddin melakukan gerak cepat pasca gempa di Provinsi Sulawesi Barat.

Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat dengan kekuatan 5,9 Magnitudo terjadi pada Kamis siang 14 Januari 2021 pukul 14.35 Wita, dirasakan hingga sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E., selaku Panglima Komando Utama (Pangkotama) di wilayah ini bergerak cepat meninjau lokasi pasca gempa di Kabupaten Mamuju, Jumat (15/01/2021).

Turut bersama rombongan diantaranya Gubernur Sulsel Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah M.Agr., Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Merdisyam dan pejabat lainnya.

Diketahui daerah yang terdampak akibat getaran yakni Kabupaten Pinrang, Kodya ParePare, Luwu, Palopo, dan Masamba.

Perlu diketahui, dari hasil analisis Badan Meteorologi Klimatoligi dan Geofisika menunjukkan gempa bumi yang terjadi berkekuatan 5.9 Magnitudo, Episenter gempa terletak pada koordinat 2,99 LS 118,89 BT tepatnya berlokasi di darat pada jarak 4 km arah barat laut Majene Sulbar, pada kedalaman 10 km namun tidak berpotensi Tsunami.

BMKG menyarankan kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi.

Tidak berhenti disitu, Pangdam Hasanuddin memerintahkan personilnya untuk membuka akses jalan akibat longsor pasca gempa di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Melalui Kodam XIV/Hasanuddin dalam hal ini Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 8/SMG mengerahkan alat berat guna membuka akses jalan yang tertutup longsor akibat gempa bumi di Sulbar, Sabtu (16/1/2021).

Melalui Dandim 1401/Majene Letkol Inf Yudi Rombe mengatakan bahwa Kodam Hasanuddin telah mengerahkan alat berat berupa dozer guna menghubungkan dua Kabupaten akibat gempa.

“Kita kerahkan alat berat berupa dozer, alat itu dukungan langsung dari Kodam untuk membuka jalan yang menghubungkan Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju yang terputus akibat gempa kemarin”, jelasnya.

Selanjutnya Kodam XIV Hasanuddin memberangkatkan Genset guna mendukung penanganan penerangan pasca Gempa Bumi di Sulawesi Barat.

Kodam XIV/Hasanuddin memberangkatkan alat untuk mendukung penanganan pasca gempa bumi yang melanda Sulbar khususnya di Kab. Mamuju dan Kabupaten Majene.

Genset dengan kapasitas 200 KVA diberangkatkan oleh personel Zidam XIV/Hasanuddin dengan menggunakan kendaraan penarik truk NPS milik Zidam XIV/Hasanuddin, Sabtu (16/1/2021).

Pemberangkatan alat ini dipimpin oleh Letda Czi Wijoyono personel Zidam XIV/Hasanuddin.

Selain Genset, beberapa bantuan lainnya yang telah disiapkan di lokasi yakni dapur lapangan, alat berat Eskavator, Dozer pengeruk, Dump truck, Mobil tangki air, Ambulance dan alat komunikasi. Semua alat itu untuk membantu penanganan penerangan yang terdampak gempa tektonik di Sulbar.

Baca juga :   Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UMI Bekali Pelatihan Pembuatan Bandeng Presto