Gelang Besi

Komitmen, Benarkah gelang besi putih itu bisa mencegah kejang atau epilepsi pada anak.

Kegelisahan itu pun dituliskan seorang bunda dalam postingan linimasa sosial media facebook dengan pemilik akun bunda Elsa Andhini, seorang ibu yang memiliki putri mungil nan manis ini.

Kekawatiran Ibu Elsa patut mendapat apresiasi, sebagaimana ibu-ibu melihat perkembangan putri manisnya .

Sebagai seorang lelaki yang mempunyai riwayat ODE seperti saya turut merasakan suara bathin bunda ini, tentu ibu-ibu lain akan melakukan hal terbaik buat anak-anaknya.

Bunda Elsapun menuliskan pertanyaan, maaf mau nanya, ada yang pake gelang gitu ga? benarkah gelang itu dapat mencegah kejang?. Jum’at , (15/1/2021).

Sontak pertanyaan tersebut mengundang beragam jawaban dari sesama anggota grup sosmed. Komunitas Epilepsi Indonesia (KEI) nama grup sosial media.

Beragam komentar tersebut menuliskan, Itu jimat, bukan untuk kejang epilepsi, tapi lebih ke gaib. Tulis akun Yudifobia.

Reski Norfa menegaskan, jang mudah di bohongi bun sama oknum2 tdk bertanggung jawab bikin habisi uang saja.. ikuti saja ke ranah pengobatan medis yg sdh teruji secara klinis.

“Pikiran orang kuno, alah kalau ak mah… Buat accecoris aj,” kata akun Retno Ningtyas.

Hal serupa dikatakan Gusti Inghrid, Gelang itu di Bontang 4 pc 10.000 bund. Cm besi biasa, ga ada sedikitpun pengaruh nya untuk kesembuhan..plus bubuhan dua ikonik tertawa.

“Dulu anak saya pake itu banyak yg bilang penangkal sawan,” sebut Yuliareza Aminullah.

Sedangkan akun Asmat Mustampan menandaskan, Hoax. Wlaupun panik, mau cepet sembuh, tetep berpikir logis bu..

Akun Cristina Merry menuturkan pengalamannya, dlu sy pake ini waktu kecil…inget bgt…tp ttp aja umur 2 thn pernah kejang demam…trs waktu SMP kejang epilepsi untuk pertama kali…sampe skrg umur 31 thn msh suka kejang…

Melky Oktav menuturkan bahwa gelang besi putih bagi anak-anak itu Ga ngaruh bu, buangĀ² duit. Nggak mungkin dokter nggak tahu. Kalaupun bisa pasti semua dokter di dunia akan mereferensikan.

“Sebaiknya fokus obat dokter saja,” Melky mengingatkan.

Sama dengan Melky Oktav, pemilik akun Aris Munardy berujar, Hmmmm kalo bener mah semua anggota grup udah pake dari kemarin2, auto jadi saran utama, tetep ikuti saran dokter saja, ikuti petunjuknya, minum obat rutin, semangat.

Akun sosial media milik Miza Surtikanthi menuliskan, Ya namanya org jualan biar laku pinter aja iming”in para konsumen…kl ode tetep hrs ke dr. rutin minum oae ama jaga 5k utk menghindari kambuh.

“Nggak ada pegaruhnya kejang dengan gelang seperti itu bund, kejang itu pusatnya dicentrum otak,syaraf halus yg memproduksi getaran berlebih.ibarat listrik,alirannya tinggi,tegangan tinggi,” Elisabeth Sri Rahayu berkomentar dalam akun grup sosmed tersebut.

Dia menambahkan rutin minum obat yg diberikan oleh dokter, sarapan pagi harus,makan siang tidak boleh telat,usahakan bila kondisi anak badannya hangat, kompres es batu dan beri air putih hangat yg dicampur madu satu sendok makan. itu bisa mengurangi intensitas kejang anak (kejangnya tidak lama).

“Bohong mba, saya salah satu korbannya, saya masih ada kejang sampai sekarang, tapi tetap aja saya pakai, lumayan karna saya ga punya gelang,” Mahlupi Makmur Ariani menghibur pertanyaan bunda Elsa.

Baca juga :   Waspadai Penyebaran Covid-19 di Wilayah, Koramil Sejangkung Data Kesehatan PMI