Cinta

Rasakan Manis Pahitnya Jatuh Cinta Sesakit-Sakitnya

Published on :

Aku ingin jatuh cinta sesakit-sakitnya ini ditulis oleh Adimodel yang lebih dikenal sebagai seorang fotografer. Menurutnya mengenang cinta adalah mengenangmu, senyummu, kebahagiaanmu, karena itulah aku jatuh cinta. Aku ingin jatuh cinta setinggi-tingginya menembus awan, menyentuh surga. Aku ingin jatuh cinta, apapun akibatnya walaupun pedih, walaupun kecewa. Lebih baik aku sakit […]

Surat Pecinta Kopi

Surat Kepada Pecinta Kopi

Published on :

Oleh: Esye Lapimen Berat rasanya menemukan satu kata yang tepat untuk mengawali surat untuk para pecinta kopi ini. Terlebih untuk menyusunnya menjadi kalimat. Aku membutuhkan waktu berjam-jam untuk merasakan apa hebatnya kalimat yang telah tersusun. Aku sangat tidak ingin bertarik simpul, kecuali engkau ingin menutup simpul. Oh iya, bagaimana kabarmu? […]

Besi tua

Tak Seperti Besi Tua

Published on :

Oleh: Esye Lapimen Umar Dg Gassing, tak seperti besi tua, lelaki berkulit legam, urat-urat tangannya telihat jelas. Seusai shalat Dhuhur, dia duduk di teras masjid, memandang nanar sekelilingnya. Kedua tangannya diluruskan ke belakang menopang tubuhnya yang semakin kurus. Dipandanginya langit, terik matahari membuatnya silau. Aku duduk di sampingnya, ingin memasang […]

gadis miskin

Pemuda Tampan Kaya Raya Pinang Gadis Miskin Baik Hati

Published on :

Dewi Sri namanya, dikenal sebagai gadis miskin yatim piatu. Toh demikian, Dewi Sri begitu kaya hati, suka menolong orang lain di tengah keterbatasan hidupnya. Selintas tak hentinya Dewi Sri menengok ke langit, sesekali dia menunduk dan menuai kecewa. “Kenapa aku terlahir miskin,” tandasnya sembari meneteskan air mata. Dan, teman-teman di […]

Goyang dangdut

Hati-Hati dengan Musik Dangdut

Published on :

Komitmen, Hati-hati dengan Musik Dangdut. Apabila rembulan muncul malam ini, aku akan bertanya padanya, “apakah matahari begitu kasar, membakar kulitmu yang putih sepanjang perjalanan tadi?” Belum sempat aku tanyakan, suara rembulan lebih dahulu mengalun di telingaku, mengabarkan kepadaku, tentangmu. Katanya, kau baik-baik saja. Dingin kotamu akan mengobati jika terjadi lepuhan […]

Sepupu Temanku

Published on :

Oleh: Lapimen Komitmen – “Nel, sepupumu sedang sakit, dia minta kamu datang menjenguknya,” Pesan Singkat kukirim kepadanya, semoga dia datang. Detik-detik aku lalui dengan keresahan. Sudah 47 menit pesan singkat yang kukirim, belum juga dibalas. Karena alasan itu, aku mengadu kepada Ikram. Namun, dia hanya tersenyum, lalu berkata, “Dia pasti […]

Pohon Kekar Itu Renta di Depan Mataku

Published on :

Pohon besar yang dulu kekar itu kian tua renta berada tepat di depan mataku….. Sejauh mata memandang, pohon yang dulunya berdiri tegap melindungi bumi, perlahan terkikis habis…. Kicau burungpun enggan menyapanya, ditanggalkannya dedaunan hijau gugur layu terkubur waktu… Layaknya penjaga pemakaman umum, Pohon terlihat angker menyeramkan, tak ubahnya api yang […]

Pagi Jendela Kayu 2

Published on :

oleh: Esye Yusuf Lapimen Titisan tuhan Waktu itu, kurang lebih setahun yang lalu, saat Puang Marani masih dipingit, dan masih berdiri di jendela kayu rumahnya sambil melempar senyuman kepada setiap pemuda yang lewat. Entah yang ke sawah ataupun ke kebun, puang Marani tidak memikirkan hal itu yang jelas dia melempar […]

Petruk

Petruk, Mengenal Tokoh Punakawan

Published on :

Empat tokoh punakawan terdiri dari Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong. Para Punakawan ditampilkan sebagai kelompok penceria dengan humor-humor khasnya untuk mencairkan suasana. Selain itu, Punakawan juga memiliki karakter masing-masing yang tentunya patut untuk diselami lebih dalam. Istilah punakawan berasal dari kata pana yang artinya paham, dan kawan yang artinya teman. […]

Helm 1

Published on :

Oleh: Esye Yusuf Lapimen Nila terlihat gusar hari ini. Mondar-mandir di teras rumah kost, sesekali duduk pada kursi kayu. Tetapi itu tidak lama, hanya pantatnya saja menyentuh bidang datarnya, belum terasa jikalau dia sedang duduk, dia kembali berdiri, kembali mondar mandir. Sesekali pula, dia memandang ke dalam rumah. Memandang lorong sempit […]

Filosofi Tokoh Pewayangan Punakawan: Semar

Published on :

Empat tokoh pewayangan dikemas menjadi punakawan. Istilah punakawan berasal dari kata pana yang artinya paham, dan kawan yang artinya teman. Jika mencari tokoh Punakawan di naskah Mahabharata dan Ramayana, jangan heran jika tokoh Punakawan tidak ada di sana. Punakawan merupakan tokoh pewayangan yang diciptakan oleh seorang pujangga Jawa. Tokoh Punakawan […]

Cerpen: Kecapi Terakhir Pengobat Rindu

Published on :

Oleh: Esye Yusuf Lapimen Sebelum listrik berada di desaku. Lampu dan segala peralatan elektronik lainnya belum bisa dinyalakan. Saat gelap malam tiba sempurna, para penduduk malas beranjak ke luar rumah. Mereka berdiam diri, melepas lelah setelah bekerja seharian. Tidak ada hiburan bagi mereka seperti sekarang. Kaum perempuan memilih berbaring di […]

Desa yang Ingin Menculik Matahari

Published on :

Oleh: Esye Yusuf Lapimen Semenjak turunnya hujan tanpa henti sejak bulan lalu, ketakutan penduduk semakin terasa. Mereka takut banjir besar datang melanda seperti desa-desa tetangga. Mereka takut, semua ternaknya akan mati tersapu banjir. Hasil pertanian akan hanyut. Pohon-pohon akan tumbang, sebab hujan selalu disertai angin kencang. Dan, banyak lagi ketakutan mereka, […]