Butuh Bantuam Mintalah kepada Allah (pixabay)
FacebookTwitterEmailGmailWhatsApp

KomitmenMembutuhkan bantuan mintalah kepada Allah maha kaya lagi maha terpuji, “Hai manusia, kamulah yang sangat butuh kepada Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir: 15).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengamalkan doa berikut:

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi)

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”.(QS. Al A’raaf: 96).

Rasulullah SAW bersabda: “Jika seorang hamba berbuat dosa kemudian ia pergi bersuci (berwudhu’), lalu ia shalat (dua raka’at), lalu ia mohon ampun kepada Allah (dari dosa tersebut), niscaya Allah akan ampunkan dosanya“. Kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat ini:
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Baca juga :   Surat Al-Fatihah

“Dan orang-orang yang apabila mengejakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat kepada Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu sedang mereka mengetahui“ [Ali Imran:135]” (HR Tirmidzi, Ahmad, Abu Dawud, dan Ibn Majah)

“Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. ” (An Nur: 31).

“Wahai anak Adam, sesungguhnya selama kamu memohon dan berharap kepada-Ku niscaya Aku mengampunimu seberapapun (banyaknya dosa) yang ada padamu, dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, andai dosa-dosamu menembus awan di langit, kemudian kamu meminta ampunan kepada-Ku niscaya Aku akan mengampunimu. Wahai anak Adam, andaikata kamu datang kepada-Ku dengan membawa dosa sepenuh bumi, kemudian kamu berjumpa dengan-Ku dalam keadaan tidak berbuat syirik sedikitpun, niscaya Aku akan memberikan ampunan kepadamu dengan sepenuh bumi itu pula”. (HR. Tirmidzi)

Baca juga :   Orang Sombong dan Bakhil Adalah Penduduk Neraka

“Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az Zumar:53).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ya Allah, Engkaulah Al-Awwal, tidak ada sesuatu pun yang mendahului-Mu. Ya Allah, Engkaulah Al-Akhir, tidak ada sesuatu setelah-Mu. Ya Allah, Engkaulah Azh-Zhahir, tidak ada satu pun yang di atas-Mu. Ya Allah, Engkaulah Al-Bathin, tidak ada yang samar (tersembunyi) dari-Mu.” (HR. Muslim)

“Dialah Al-Awwal dan Al-Akhir, Azh-Zhahir dan Al-Bathin. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Hadid: 3).