Komitmen-Cara menjaga hubungan dan komitmen dengan Pelanggan bisnis utamakan kepercayaan.

Tujuan dari menjaga hubungan dan komitmen dengan pelanggan bisnis menciptakan rasa aman, menguntungkan kedua belah pihak.

Jiwa manusia itu cenderung culas, sementara iblis menjalankan peran penggoda iman manusia, sama-sama kita ketahui bersama bahwa manusia dan iblis bermusuhan. Demikian tadi cara bijak membangun, menjaga dan komitmen dengan pelanggan bisnis.

Melalui kepercayaan tersebut kita atau para pebisnis dipastikan mau menginvestasikan modalnya untuk mejalin kerjasama. Bisa macam-macam membangun hubungan baik dengan relasi bisnis, yakni kepercayaan yang disertai komitmen yang tangguh.

Apa saja sih cara menjaga hubungan dan komitmen dengan pelanggan dalam bisnis, yakni kejujuran, kepercayaan serta pelayanan

yang baik serta ramah.

Kemudian menjaga kualitas pelayanan jasa terhadap pelanggan. Apabila pelayanan tidak bagus, marah-marah, dipastikan akan ditinggalkan oleh pelanggan bisnis, untuk mencari relasi yang lebih baik dan profesional.

Membangun kepercayaan bisnis tidak semudah membalik telapak tangan, pasalnya dibutuhkan komitmen yang profesional baik dari segi pelayanan, kualitas barang maupun jasa pesanan sesuai kebutuhan pelanggan, apalah arti sebuah bisnis tanpa adanya kepercayaan dari pelanggan.

Cara menjaga hubungan dan komitmen dengan pelanggan ibarat membuat rujak yang isinya aneka buah-buahan, garam, cabai, asam, gula merah atau gula jawa, kacang goreng dan air bersih, terasi, ditambah bumbu penyedap rasa.

Apabila salah satu komposisi itu tidak tersedia akan hambar rasanya, bagai sayur kurang garam. Kira-kira demikianlah cara menjaga hubungan dan komitmen dengan pelanggan dalam berbisnis.

Begitupula kepercayaan, profesional, pelayanan ramah, produk yang berkualitas, harga ramah di kantong, tanggap adalah satu kesatuan cara menjaga hubungan dan komitmen dengan pelanggan dalam berbisnis.

Demikian pula ketika kita akan memasuki sebuah pusat perbelanjaan. Apabila pelayanannya tidak bagus, menampakkan kemarahan, maka pusat perbelanjaan tersebut akan ditinggalkan pelanggannya, tunggu saja kebangkrutannya.

Ketika menjaga hubungan baik dengan rekan bisnis ada diskusi sebagai gambaran bahwa komitmen tersebut lahir dari kesepakatan bersama, bukan semau gue. Pasalnya membagun kepercayaan dengan relasi bisnis itu sulit, sekali dikadalin maka selamanya diingat, sebaliknya dikala ingin memperbaiki kesalahan, hanya keburukan yang terpatri dalam sanubari, tanpa mengindahkan kebaikan tersebut.

Menjaga kepercayaan dan berkomitmen dengan rekan bisnis bukan perkara biasa. Bukan sesuatu yang dianggap sepele, mengapa? Karena berbisnis itu butuh modal tidak sedikit. Ingin menjadi pebisnis yang sukses dibutuhkan kesabaran, terutama dalam hal pelayanan dan jasa, apapun bentuk bisnisnya. Terkadang, membangun komitmen dengan pelanggan bisnis dibutuhkan manuver-manuver meyakinkan pelanggan agar tujuan atau target dari misinya tercapai.

Jangan cemas oleh bisikan-bisikan setan, cari manfaatnya membangun sebuah bisnis, yaitu kita dilatih untuk mempertahankan iman, terlebih menjaga hubungan dan komitmen dengan pelanggan.

Memang untuk menjaga hubungan dan komitmen dengan pelanggan bisnis itu tidak sembarangan, agar tidak mengecewakan.

Namun sejatinya, untuk memajukan sebuah bisnis, maka pertama-tama yang harus diutamakan adalah tujuan membangun bisnis itu sendiri. Olehnya itu tepat kiranya bisnis itu dimulai dengan kepercayaan, profesionalisme pelayanan terhadap pelanggan sebagai mitra bisnis.

Sebab peluang-peluang untuk solusi jauh lebih luas ketimbang permasalahan, sehingga menjaga hubungan baik dengan pelanggan bisnis akan indah pada waktunya yang tak terduga sebelumnya.

Baca juga :   Kegiatan Observasi Lapangan Serta Tanyajawab