Anak Cucu Adam
FacebookTwitterEmailGmailWhatsApp

KomitmenApabila cucu Adam meninggal, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga; sedekah jariyah, ilmu yang dimanfa’atkan atau anak shalih yang mendo’akan (orang tua)nya. (HR. Muslim)

Katakanlah: “Sesungguhya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hambaNya dan menyempitkan bagi (siapa yang di kehendaki-Nya)”.Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan/infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. (QS. Saba: 59)

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Demi Allah sesungguhnya aku beristighfar kepada Allah dan bertaubat kepadaNya dalam satu hari lebih dari 70 kali.” (HR. Bukhari)

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang suka bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)

Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a wa rizqon thoyyibaa wa ‘amalan mutaqobbala
“Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima” (HR. Ibnu Majah)

Baca juga :   Keluarga, Harta, Anak Dapat Menjerumuskan Dalam Fitnah

Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu.” (QS. Al-Mukmin: 60).

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah membentangkan tanganNya pada malam hari, agar pelaku dosa pada siang hari bertaubat, dan membentangkan tanganNya pada siang hari, agar pelaku dosa di malam hari bertaubat, hingga matahari terbit dari tempat tenggelamnya.” [HR. Muslim]

“Dan (dia berkata): ‘Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhan kalian lalu bertaubatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atas kalian, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatan kalian, dan janganlah kalian berpaling dengan berbuat dosa’”. (QS. Hud: 52).

Sahabat Busr bin Abi Artha’ah radhiallahu’anhu pernah mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah berdoa:
اللَّهمَّ أحسِنْ عاقبتَنا في الأمورِ كلِّها ، وأجِرْنا من خِزيِ الدُّنيا وعذابِ الآخرةِ
Allahumma ahsin ‘aaqibatanaa fil umuuri kulliha wa ajirnaa min khizyid dunyaa wa ‘adzaabil aakhiroh. “Ya Allah, jadikan segala urusan kami berakhir dengan baik. Dan lindungi kami dari bencana dunia dan azab akhirat”. (HR. Ahmad)

Baca juga :   Berbuka Puasalah Dengan yang Manis, Rasakan Khasiatnya

Waqul Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj’al lii min ladunka sulthaanan nashiiraan. “Dan katakanlah: ‘Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong’.” (QS. Al Isra: 80)