Aliansi Mahasiswa Kota Makassar

Komitmen, Makassar – Lembaga BEM, HMJ dan Mahasiswa di Kota dari beberapa Almamater kampus di Makassar menggelar deklarasi Pilkada damai di Warkop Toddpuli jalan Toddoluli, Kelurahann Paropo, Kecamatan Panakukang Kota Makassar, Sebtu, 21 November 2020.

Deklarasi Pilkada damai tersebut bertema “Webinar Dan Deklarasi Pilkada Damai di Kota Makassar.”

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Komisioner KPU Kota Makassar Romy Harminto, Kasatintelkam Polrestabes Makassar Kompol Ananda Fauzi Harahap, SIK, MH, dan Komisioner Bawaslu Kota Makassar Zulfikarnain Tallesang

Kasat Intelkam Polrestabes Makassar Kompol Ananda Fauzi Harahap, SIK, MH mewakili Kapolretabes Makassar mengatakan, pilkada serentak harus mengukuti protokol kesehatan dimasa pandemi covid-19.

“Upaya semaksimal mungkin untuk

mengikuti semua arahan dan aturan terutama protokol kesehatan, kami telah mengadakan rangkaian-rangkaian sosialisasi, mengajak semua masyarakat stakeholder untuk mendukung, menjaga keamanan dan kondisi kamtibmas kota Makassar,” ungkapnya.

Selanjutnya, Komisioner KPU Kota Makassar Romy Harminto mengatakan kita harus mengikuti insturksi Presiden dan PKPUP pusat tetang Pilkada dengan Protokol Kesehatan. Ujarnya

“Pilkada yang damai meruapakan tujuan kita bersama, sesuai dengan instruksi presiden bawah pilkada serentah tahun ini harus sesuai dengan protokol kesehatan semua aturan tingakat PPK dan PPS juga dilakukan rapid test, persoalan Pilkada damai kami sering berkordinasi dengan pihak kemanan untuk terciptanya pilkada Damai,” jelasnya via aplikasi Zoom.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Makassar Romy Harminto menambahkan, pelaksanaan Pemilukada kali ini sangat jauh berbeda dengan sebelumnya. Bahkan ada beberapa aturan-aturan baru yang memang perlu sosialisasi ekstra.

“Kami ambil contoh misalkan terkait waktu pencoblosan, kali ini tidak serta merta kita datang ke TPS untuk melakukan pencoblosan semua range waktunya telah diatur mulai dari jam 07:00-10:00. Dan untuk pemilih tambahan antara pukul 11:00-13:00,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Romy, ada yang berbeda Pemilukada kali ini dari Pemilu sebelumnya semua pemilih itu wajib di cek suhu tubuhnya sesuai dengang standar protokol kesehatan terkait COVID-19.

“Karena kita di Indonesia masih sangat rawan terkait dengan penyebaran virus ini. Nantinya akan ada tim khusus yang memang akan mengawal soal protokol kesehatan ini,” katanya.

Hal senada pihak Bawaslu Kota Makassar yang menegaskan kesiapannya terkait segi teknis pelaksanaan dan persiapan menyambut hari H.

“Kami melakukan sosialisasi-sosialisasi baik itu tata cara pemilihan dan terkait protokol kesehatan. Insya Allah kami akan bekerja maksimal dalam Pemilukada kali ini. Sehingga pelaksanaan pada hari pencoblosan sudah tidak ada persoalan,” tambahnya.

Usai diskusi, di lanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Pilkada Damai oleh BEM se Kota Makassar.

Naskah dekalarasi tersebut dibacakan oleh perwakilan BEM STMIK Handayani Makassar bersama dengan perwakilan mahasiswa FHUMI, StudyClub, SEMA UIN Alauddin Makassar, Presiden Mahasiswa YPUP, Presiden IMEPI, BEM Ekonomi Unismu dan DEMASTIALAN Makassar.
Berikut isi naskah deklarasi Pilkada Damai Kota Makassar 2020 :

Pertema, Kami ALIANSI BEM KOTA MAKASSAR mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menyambut pilkada serentak 2020 dengan semangat untuk mengawal demokrasi.

Kedua, Kami ALIANSI BEM KOTA MAKASSAR meminta kepada pihak penyelenggara untuk menjunjung tinggi/mengedepankan netralitas dan integritas guna mewujudkan Pilkada serentak Tahun 2020 yang sehat, aman, nyaman dan demokratis.

Ketiga, Kami ALIANSI BEM KOTA MAKASSAR mengajak kepada masyarakat untuk tidak menyebar hoaks dan Isu Sara yang dapat menjadi pemicu terjadinya konflik di Pilkada serentak 2020.

Keempat, Kami ALIANSI BEM KOTA MAKASSAR mengajak kepada seluruh pendukung Pasangan PASLON Walikota dan Wakil Walikota Makassar, agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab

Kelima, Kami ALIANSI BEM KOTA MAKASSAR mengajak kepada seluruh elemen untuk menjunjung Makassar tanpa ada perpecahan. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan untuk kota Makassar yang kita cintai.

Baca juga :   Mitigasi Pandemi, TNI Brebes Kembali Sterilisasi Karantina PDP Covid-19