FacebookTwitterEmailGmailWhatsApp

KomitmenAhli ibadah dalam pelukan islam dan memaafkan menjadi sifat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagaimana bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).

“Sesungguhnya seorang muslim yang dibimbing lurus (oleh Allah) benar-benar akan mencapai derajat ahli shaum (puasa) dan ahli sholat (ibadah), yang selalu melantunkan ayat-ayat Allah disebabkan karakternya yang mulia dan akhlaqnya yang baik” (HR. Imam Ahmad )

“Barangsiapa yang dikehendaki Allah untuk diberiNya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman” (QS.6:125)

Hadits: ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha bertanya kepada Rasulullah tentang doa yang perlu dibaca pada malam Lailatul Qadar. Beliau menjawab : “Ucapkanlah, Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan Mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku. (Allahumma Innaka ‘Affuwun Tuhibul ‘Afwa Fa’fu anna)” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS.42:25).

“Beramalah! karena setiap kalian akan dimudahkan untuk menggapai tujuan ia diciptakan” (HR. Bukhari dan Muslim). ”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a, maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar)

“Dan tidak ada seorang pun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut” (QS. Maryam: 71-72).

Baca juga :   Isra Mi'raj Sebagai I'tibar Pendidikan Akhlak Umat